Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6114
Pembangunan Desa Pesisir Tangguh Bencana, Satpolairud Polres Malang Hadiri Sosialisasi Mitigasi Bencana.
Site icon www.wartajaya.com

Pembangunan Desa Pesisir Tangguh Bencana, Satpolairud Polres Malang Hadiri Sosialisasi Mitigasi Bencana.

POLRES MALANG – Kasat Polairud AKP Totok Suprapro mengadiri kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana tentang Pembangunan Desa Pesisir Tangguh Bencana di Gedung Pertemuan UPT PPP Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Kamis (4/11/2021).

“Acara ini dalam rangka rapat Sosialisasi Mitigasi Bencana, tentang Pembangunan Desa Pesisir Tangguh Bencana,” ucap Totok.

Kegiatan sosialiaasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi serta mengurangi dampak/risiko bencana, sehingga masyarakat dapat hidup dan beraktivitas dengan aman.

“Bisa dimaksud untuk mengurangi risiko kematian dan cedera terhadap masyarakat,” jelasnya.

Diketahui, selain dihadiri oleh Satpolairud Polres Malang, turut hadir diantaranya Dinas perikanan Kabupaten Malang, Pokmaswas Mina Mulya, Rukun Nelayan Kondangmerak, Wanita Pesisir Kondangmerak, Perangkat Desa Sumberbening, BPD Desa Sumberbening, LMDH Kondangmerak, PPL wilayah Kondangmerak, Satker PSDKP Sendangbiru, UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Pondok Dadap, Nelayan Pinggir Kondangmerak serta Pos AL.

Totok menambahkan, selain Sosialisasi Mitigasi Bencana kegiatan ini juga membicarakan terkait program Pembangunan Desa Pesisir Tangguh Bencana.

“Desa Pesisir Tangguh itu sendiri bertujuan memberdayakan masyarakat nelayan yang ada di Desa – Desa Pesisir yang dianggap masih rentan terhadap bencana alam dan kerusakan lingkungan,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar, dengan tetap mematuhi wajib Protokol Kesehatan.

Sumber : Div Humas

Exit mobile version