Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the rank-math domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Komandan Kelompok Lekagak Telenggen Lesmin Waker Ditembak Mati - www.wartajaya.com
NASIONAL

Komandan Kelompok Lekagak Telenggen Lesmin Waker Ditembak Mati

Suara.com – Satgas Operasi Nemangkawi menembak mati komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Kriminal Bersenjata Lekagak Telenggen, Lesmin Waker.

Kepala Satgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes M. Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulis, Kamis malam, mengatakan Lesmin Waker adalah salah satu penembak Bharada Komang, anggota Satgas Operasi Nemangkawi.

“Setelah pemburuan di wilayah Wuloni, pasukan TNI/Polri menembak Lesmin Waker, komandan Pasukan Pintu Angin, kelompok teroris Lekagak Telenggen,” kata Iqbal.

Iqbal mengatakan lokasi kontak senjata berada di sekitar Kampung Wuloni yang diduga sebagai salah satu tempat persembunyian kelompok Lekagak Talenggeng. Kelompok ini telah dikategorikan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah.

Baca Juga:
Warga Mamasa Jadi Korban Pembunuhan KKB Poso Jelang Hari Raya Idul Fitri

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh pasukan TNI/Polri berada dalam sebuah Honai yang dimiliki Lesmin Waker, antara lain satu unit helm militer, dokumen, berbagai senjata tajam, panah, dan telepon genggam.

Selain barang tersebut, pasukan TNI Polri pada hari Rabu (12/5) telah melakukan penindakan di Kampung Tagalowa dengan gangguan penembakan dan berhasil menghalau mereka, kemudian menguasai kamp Tagalowa.

Barang bukti yang diamankan berupa tiga buah bendera Bintang Kejora, satu buku cetak menuju Papua Baru oleh Dr. Benny Giay, empat buah kapak, tiga linggis, empat parang, satu palu, serta 46 anak panah dan satu busur.

“Pengejaran terus dilakukan oleh personel TNI/Polri setelah penguasaan kamp Wuloni,” kata Iqbal. [Antara]

Baca Juga:
Komisi I Dukung Pemerintah Tumpas Tuntas Teroris KKB Papua

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
hacklink satın al