<br />
<b>Notice</b>:  Function _load_textdomain_just_in_time was called <strong>incorrectly</strong>. Translation loading for the <code>rank-math</code> domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the <code>init</code> action or later. Please see <a href="https://developer.wordpress.org/advanced-administration/debug/debug-wordpress/">Debugging in WordPress</a> for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in <b>/home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php</b> on line <b>6131</b><br />
{"id":2553,"date":"2021-04-29T20:36:38","date_gmt":"2021-04-29T13:36:38","guid":{"rendered":"https:\/\/wartajaya.com\/?p=2553"},"modified":"2021-04-29T20:36:43","modified_gmt":"2021-04-29T13:36:43","slug":"sekda-kota-cirebon-kritik-pemerintah-pusat-terkait-kebijakan-mudik-lokal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2021\/04\/29\/sekda-kota-cirebon-kritik-pemerintah-pusat-terkait-kebijakan-mudik-lokal\/","title":{"rendered":"Sekda Kota Cirebon Kritik Pemerintah Pusat Terkait Kebijakan Mudik Lokal"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>SuaraJabar.id &#8211;\u00a0<\/strong>Wilayah\u00a0<a href=\"https:\/\/www.suara.com\/tag\/ciayumajakuning\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ciayumajakuning<\/a>\u00a0yang terdiri dari Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan tidak ditetapkan sebagai wilayah\u00a0<a href=\"https:\/\/www.suara.com\/tag\/aglomerasi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">aglomerasi<\/a>\u00a0oleh\u00a0<a href=\"https:\/\/www.suara.com\/tag\/pemerintah-pusat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">pemerintah pusat<\/a>\u00a0sebagai bentuk kelonggaran terhadap kegiatan mudik dalam ruang lingkup yang kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda)&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.suara.com\/tag\/kota-cirebon\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kota Cirebon<\/a>, Agus Mulyadi menilai Pemerintah Pusat kurang melihat daerah-daerah yang sudah lama menjadi satu kesatuan wilayah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBelum ditetapkan Ciayumajakuning sebagai wilayah aglomerasi, oleh karena itu kami akan berkoordinasi dengan wilayah sekitar,\u201d kata Agus kepada wartawan, Rabu (28\/4\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakannya hal itu untuk memunculkan kesepakatan adanya penetapan aglomerasi termasuk daerah-daerah lainnya di wilayah Ciayumajakuning.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya kata dia, kota dan kabupaten di Ciayumajakuning merupakan kesatuan wilayah. Sama seperti halnya wilayah Bandung Raya yang terdiri dari 4 kota dan kabupaten.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPenetapan aglomerasi dalam kegiatan musik lebaran nanti harusnya melihat dari pelat nomor kendaraan. Kan udah jelas tuh kalo Ciayumajakuning plat nomor kendaraannya E,\u201d tegas Agus.<\/p>\n\n\n\n<p>Guna sifat koordinasi lebih cepat dan efektif, maka dirinya meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk segera berkoordinasi dengan daerah lainnya di Ciayumajakuning untuk menentukan kesepakatan aglomerasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJangan sampai dari Tuparev (Tugu Pahlawan Revolusi) ke sini (Kota Cirebon) harus diperiksa,\u201d ucap dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Ciayumajakuning, sambung Agus, sudah seharusnya masuk dalam wilayah aglomerasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SuaraJabar.id &#8211;\u00a0Wilayah\u00a0Ciayumajakuning\u00a0yang terdiri dari Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan tidak ditetapkan sebagai wilayah\u00a0aglomerasi\u00a0oleh\u00a0pemerintah pusat\u00a0sebagai bentuk kelonggaran terhadap kegiatan mudik dalam ruang lingkup yang kecil. menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda)&nbsp;Kota Cirebon, Agus Mulyadi menilai Pemerintah Pusat kurang melihat daerah-daerah yang sudah lama menjadi satu kesatuan wilayah. \u201cBelum ditetapkan Ciayumajakuning &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2555,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-2553","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2553","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2553"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2553\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2556,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2553\/revisions\/2556"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2555"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2553"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2553"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2553"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}