<br />
<b>Notice</b>:  Function _load_textdomain_just_in_time was called <strong>incorrectly</strong>. Translation loading for the <code>rank-math</code> domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the <code>init</code> action or later. Please see <a href="https://developer.wordpress.org/advanced-administration/debug/debug-wordpress/">Debugging in WordPress</a> for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in <b>/home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php</b> on line <b>6131</b><br />
{"id":16587,"date":"2022-12-09T11:33:46","date_gmt":"2022-12-09T04:33:46","guid":{"rendered":"https:\/\/wartajaya.com\/?p=16587"},"modified":"2022-12-09T11:58:19","modified_gmt":"2022-12-09T04:58:19","slug":"4-oknum-polisi-tapanuli-selatan-aniaya-tahanan-1-tahanan-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2022\/12\/09\/4-oknum-polisi-tapanuli-selatan-aniaya-tahanan-1-tahanan-tewas\/","title":{"rendered":"4 Oknum Polisi Tapanuli Selatan Aniaya Tahanan, 1 Tahanan Tewas"},"content":{"rendered":"<p><strong>Wartajaya<\/strong> &#8211; Empat oknum anggota Polisi di Polres Tapanuli Selatan dinonaktifkan, keempatnya diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan tewasnya seorang tersangka perampokan berinisial AD.<\/p>\n<p>Keempat personel polisi tersebut masing-masing Briptu RR, Briptu RA, Bripda A dan Briptu B.<\/p>\n<p>Kejadian bermula saat personel Polres Tapanuli Selatan menangkap tersangka AD bersama rekannya SP dan IH pada Minggu, 4 Desember 2022.<\/p>\n<p>Mereka ditangkap atas kasus perampokan sadis berupa 900 gram emas dan uang tunai 10 juta rupiah milik korbannya.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2022\/12\/05\/oknum-polisi-ba-dan-sh-jalani-sidang-etik-terkait-kasus-narkoba\/\">Oknum Polisi BA dan SH Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Narkoba<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sehari kemudian, tepatnya Senin, 5 Desember 2022, petugas sel menemukan AD dalam keadaan lemas.<br \/>\nPetugas kemudian membawa AD ke rumah sakit untuk perawatan, namun nyawanya tidak tertolong.<\/p>\n<p>Menurut dokter yang memeriksa AD, penyebab kematiannya adalah dehidrasi berat. Sejak itu, sebanyak empat oknum polisi yang bertugas dinonaktifkan terkait kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya seorang tersangka perampokan berinisial AD.<\/p>\n<p>Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Imam mengatakan keempat petugas tersebut telah dinonaktifkan dari tugas mereka untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka akan ditempatkan di tempat khusus untuk pemeriksaan,&#8221; katanya, Kamis, 8 Desember 2022.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2022\/12\/01\/fr-korban-penganiayaan-oknum-polisi-banjarmasin\/\">FR Korban Penganiayaan Oknum Polisi Banjarmasin<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Imam mengatakan bahwa keempat petugas itu diketahui telah melanggar Kode Etik Profesi Polri tentang etika kelembagaan.<\/p>\n<p>Namun, imam tak merinci bentuk pelanggaran yang dilakukan keempat oknum polisi tersebut.<\/p>\n<p>Pihaknya juga mengusut kasus tersebut sebagai laporan Kategori A, artinya Polres Tapsel berinisiatif membuat laporan sendiri terhadap empat anggotanya yang melanggar kode etik.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2022\/11\/30\/oknum-polisi-polrestabes-makassar-todong-santri-pakai-senpi\/\">Oknum Polisi Polrestabes Makassar Todong Santri Pakai Senpi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>sumber : pikiranrakyat<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wartajaya &#8211; Empat oknum anggota Polisi di Polres Tapanuli Selatan dinonaktifkan, keempatnya diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan tewasnya seorang tersangka perampokan berinisial AD. Keempat personel polisi tersebut masing-masing Briptu RR, Briptu RA, Bripda A dan Briptu B. Kejadian bermula saat personel Polres Tapanuli Selatan menangkap tersangka AD bersama rekannya SP dan IH pada Minggu, 4 &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":16588,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[814,819,805,818],"class_list":["post-16587","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kamtibmas","tag-penganiayaan","tag-perampokan","tag-polisi","tag-tapanuli-selatan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16587"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16587\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16590,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16587\/revisions\/16590"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}