<br />
<b>Notice</b>:  Function _load_textdomain_just_in_time was called <strong>incorrectly</strong>. Translation loading for the <code>rank-math</code> domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the <code>init</code> action or later. Please see <a href="https://developer.wordpress.org/advanced-administration/debug/debug-wordpress/">Debugging in WordPress</a> for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in <b>/home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php</b> on line <b>6131</b><br />
{"id":16560,"date":"2022-11-28T16:09:56","date_gmt":"2022-11-28T09:09:56","guid":{"rendered":"https:\/\/wartajaya.com\/?p=16560"},"modified":"2022-11-28T16:10:23","modified_gmt":"2022-11-28T09:10:23","slug":"kasus-tragedi-kanjuruhan-menurut-para-ahli","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2022\/11\/28\/kasus-tragedi-kanjuruhan-menurut-para-ahli\/","title":{"rendered":"Kasus Tragedi Kanjuruhan Menurut Para Ahli"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta &#8211;<\/strong> Tragedi kemanusiaan dengan meninggalnya 125 korban dan 323 luka selepas pertandingan Persebaya vs Arema FC pada Sabtu 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur .<\/p>\n<p>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, proses pendalaman yang dilakukan saat ini adalah dengan melibatkan sejumlah ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing.<\/p>\n<p>&#8220;Isu gas air mata kedaluwarsa saat ini semua kita dalami dengan melibatkan para ahli toksikologi, ahli bidang kedokteran, pernapasan serta mata,\u201d kata Kapolri Listyo Sigit dikutip dari humas.polri.go.id, Rabu (12\/10).<\/p>\n<p><strong>Berikut pendapat dari para pakar terkait tragedi Kanjuruhan:<\/strong><\/p>\n<p><strong>1. Pakar Psikologi<\/strong><\/p>\n<p>Dr. Andik Matulessy, M.Si menyebutkan Polarisasi supporter, dimana sepak bola identik dengan kekerasan, dunia para pakar terlah mengkaji dan memang identik dengan kekerasan.<\/p>\n<p>Ketajaman polarisasi supporter tersebut, menjadi fanatisme ekstrim. Dalam fase tersebut, ketika bertemu akam berpotensi menjadi gesekan destruktive.<\/p>\n<p>Kemudian Prof. Dr. Suryanto, M.Si mengatkaan Collective mind adalah suatu massa berkumpul memberikan semangat satu dengan yang lain, lalu menimbulkan kerusuhan (aggressive).<\/p>\n<p>Dalam hal ini menyebabkan kesadaran individual berkurang dan lebih oada kesadaran kolektif.<\/p>\n<p>Individu yang berada di dalam kelompok bersifat mudah tersugesti\/provikasi, mereka berani melakukan apapun karena anomim atau kehilangan identitas.<\/p>\n<p><strong>2. Pakar Hukum<\/strong><\/p>\n<p>Prof. Dr. Didik Endro Puwoleksono, S.H., M.H selaku pakar hukum pidana menyebutkan tragedi Kanjuruhan bukan pelanggaran ham berat.<\/p>\n<p>Pengadilan HAM mengadili 2 jenis yaitu genosida dan kejahatan kemanusiaan.<\/p>\n<p>Ciri khas dari kejahatan kemanusiaan adalah seangan secara sistematis, gas air mata bukan serangan sistematis.<\/p>\n<p>Kalau serangan sistematis dalam kejadian kemarin pasti dilakukan dengan peluru tajam.<\/p>\n<p>Kemudian, Prof. Dr. M. Arief ameullah, S.H., M.Hum. selaku pakar pidana menjelaskan pasal 358 atau pasal 338, kemarian korban dalam tragedi Kanjuruhan karena ke alpha-annya (kelalaian) bukan kesengajaan.<\/p>\n<p>Tidak ada niatan untuk membunuh oleh Polisi<\/p>\n<p>Pertimbangan lain, kejahatan itu terjadi karena ada provikasi sehingga terjadu penembakan dalam kepanikan saat itu.<\/p>\n<p>Jadi peran korban ini menjadu penting untuk pertimbangan.<\/p>\n<p>Maka aspek pindanaya bisa dikenakan oasal 359.<\/p>\n<p><strong>3. Ahli Kimia<\/strong><\/p>\n<p>Prof. Dr. Dwi Setyawan, S.Si., M.Si., Apt selaku ahli kimia mengatakan formulasi gas air mata merupakan zat kimia biasa yang digunakan secara terbatas.<\/p>\n<p>Senyawa Clorobenzalmalononitrille (CS) merupakan komponen penentu yang biasa disebut gas CS, difungsikan sebagai agen pengendali kerusuhan.<\/p>\n<p>Bertekstur padat solid kristalik\/bubuk powder, bahan kimi yang bersifat iritasi.<\/p>\n<p><strong>4. Ahli Ilmu Forensik<\/strong><\/p>\n<p>Prof. Dr. dr. Ahmad Yudianto, SpFM (K)., S.H., M.Kes. selaku KPS S2 ilmu forensik sekolah Pascasarjana Unair<\/p>\n<p>Kesimpulan yang sangat prematur menyimpulkan korban (Kanjuruhan) akibat dari gak air mata.<\/p>\n<p>Untuk mengetahui penyebah kematian harus dengan otopsi, sebab kemarian juga tidak dapat di generalisasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Tragedi kemanusiaan dengan meninggalnya 125 korban dan 323 luka selepas pertandingan Persebaya vs Arema FC pada Sabtu 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur . Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, proses pendalaman yang dilakukan saat ini adalah dengan melibatkan sejumlah ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. &#8220;Isu gas air mata &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16562,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[809],"tags":[762,255,808,761],"class_list":["post-16560","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-trending-no-1-media-sosial","tag-kanjuruhan","tag-polri","tag-tenaga-ahli","tag-tragedi-kanjuruhan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16560","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16560"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16560\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16561,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16560\/revisions\/16561"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16562"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16560"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16560"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16560"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}