<br />
<b>Notice</b>:  Function _load_textdomain_just_in_time was called <strong>incorrectly</strong>. Translation loading for the <code>rank-math</code> domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the <code>init</code> action or later. Please see <a href="https://developer.wordpress.org/advanced-administration/debug/debug-wordpress/">Debugging in WordPress</a> for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in <b>/home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php</b> on line <b>6131</b><br />
{"id":15769,"date":"2021-11-12T16:28:35","date_gmt":"2021-11-12T09:28:35","guid":{"rendered":"https:\/\/wartajaya.com\/?p=15769"},"modified":"2021-11-12T16:31:05","modified_gmt":"2021-11-12T09:31:05","slug":"polisi-dihajar-massa-di-medan-atas-dugaan-minta-uang-ke-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2021\/11\/12\/polisi-dihajar-massa-di-medan-atas-dugaan-minta-uang-ke-warga\/","title":{"rendered":"Polisi Dihajar Massa di Medan Atas Dugaan Minta Uang ke Warga"},"content":{"rendered":"<div id=\"detikdetailtext\">\n<p>Seorang anggota polisi berinisial Bripka P diamuk massa karena diduga meminta uang kepada seorang perempuan yang tak membawa surat kendaraan lengkap di Medan, Sumatera Utara\u00a0pada Kamis (11\/11).<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa oknum polisi tersebut tengah diperiksa oleh Bidpropam.<\/p>\n<p>&#8220;Yang bersangkutan menjalani pemeriksaan di Propam Polrestbaes Medan,&#8221; kata Hadi saat dikonfirmasi, Jumat (12\/11).<\/p>\n<p>Menurutnya, kejadian tersebut bermula saat Bripka P mendapati seorang wanita, mengendarai sepeda motor datang dari arah USU menuju ke arah Jalan Setia Budi. Setibanya lewat simpang Kolam Renang Selayang, pengendara langsung diberhentikan.<\/p>\n<p>Bripka P saat itu memakai baju Pakaian Dinas Lapangan (PDL) I tanpa pangkat dengan mengendarai sepeda motornya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, ia menanyakan tentang kelengkapan surat berkendara. Hanya saja, perempuan tersebut tidak memiliki SIM. Bripka P lantas meminta uang kepadanya.<\/p>\n<p>Masyarakat sekitar pun melihat kejadian itu dan menyulut perhatian. Mereka meminta agar perempuan yang tak membawa SIM itu tidak memberikan uang tersebut karena menduga Bripka P adalah polisi gadungan karena tidak ada pangkatnya.<\/p>\n<p>Peristiwa itu membuat masyarakat berkerumun dan membuat personel Polsek Sunggal membawa Bripka P serta pengendara berinisial NW ke Polsek untuk dimintai keterangannya.<\/p>\n<p>&#8220;Terhadap Bripka P telah dilakukan Pemeriksaan urine dengan hasil negatif,&#8221; ujar Hadi.<\/p>\n<p>Dalam video yang beredar, terlihat massa yang mengerumuni polisi tersebut sesekali membentaknya. Mereka hendak mengkonfirmasi kebenaran identitas Bripka P sebagai polisi.<\/p>\n<p>Bripka P yang tengah memakai helm berwarna hitam itu pun terlihat panik dan mencoba menjelaskan ke warga yang emosi. Pasalnya, tangan kanan polisi itu dipegangi oleh warga.<\/p>\n<p>&#8220;KTA mu mana bang, KTA mu mana,&#8221; ucap seorang warga ditengah keriuhan.<\/p>\n<p>&#8220;Iya dengar dulu, tenang dulu,&#8221; balas Bripka P.<\/p>\n<p>Ia mengatakan bahwa dirinya bertugas di Polsek Delitua. Namun demikian, warga tetap menolak penjelasan polisi tersebut. Beberapa diantaranya berbicara dengan Bripka P dengan nada tinggi dan menunjuk-nunjuk polisi itu.<\/p>\n<p>Situasi makin memanas ketika warga meneriaki polisi tersebut sebagai gadungan. Mereka pun meminta agar Bripka P melepas bajunya dan membuktikan identitasnya. Beberapa warga menarik-narik polisi di tengah kerumunan itu.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan main tangan bang,&#8221; ucap warga mencoba meneduhkan suasana.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang anggota polisi berinisial Bripka P diamuk massa karena diduga meminta uang kepada seorang perempuan yang tak membawa surat kendaraan lengkap di Medan, Sumatera Utara\u00a0pada Kamis (11\/11). Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan bahwa oknum polisi tersebut tengah diperiksa oleh Bidpropam. &#8220;Yang bersangkutan menjalani pemeriksaan di Propam Polrestbaes Medan,&#8221; &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15772,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15769"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15773,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15769\/revisions\/15773"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15772"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}