<br />
<b>Notice</b>:  Function _load_textdomain_just_in_time was called <strong>incorrectly</strong>. Translation loading for the <code>rank-math</code> domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the <code>init</code> action or later. Please see <a href="https://developer.wordpress.org/advanced-administration/debug/debug-wordpress/">Debugging in WordPress</a> for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in <b>/home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php</b> on line <b>6131</b><br />
{"id":15620,"date":"2021-10-31T14:08:11","date_gmt":"2021-10-31T07:08:11","guid":{"rendered":"https:\/\/wartajaya.com\/?p=15620"},"modified":"2021-10-31T14:08:11","modified_gmt":"2021-10-31T07:08:11","slug":"buka-festival-mural-bhayangkara-kapolri-bukti-polri-menghormati-kebebasan-berekspresi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2021\/10\/31\/buka-festival-mural-bhayangkara-kapolri-bukti-polri-menghormati-kebebasan-berekspresi\/","title":{"rendered":"Buka Festival Mural Bhayangkara, Kapolri: Bukti Polri Menghormati Kebebasan Berekspresi"},"content":{"rendered":"<div>\n<p><strong>JAKARTA &#8211;\u00a0 <\/strong>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Bhayangkara Mural Festival 2021 di Lapangan Bhayangkara, Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (30\/10\/2021).<\/p>\n<p>Di awal sambutannya, <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Bhayangkara Mural Festival 2021 ini menggelorakan semangat Hari Sumpah Pemuda, sekaligus bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-70.<\/p>\n<p>\u201cTadi Kadiv Humas sampaikan bagaimana start awal bahwa pada saat dibuka yang mendaftar hanya 18. Karena ada isu bahwa nanti kalau peserta kemudian ikut, ini cara polisi untuk tahu identitas peserta, dan nanti mereka berpikiran bisa terkuak dan pasti ditangkap. Awalnya muncul pemikiran peserta begitu,\u201d kata <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a>.<\/p>\n<p>Setelah disampaikan bahwa para peserta diberikan kebebasan untuk menuangkan karyanya baik yang bersifat positif maupun negatif, akhirnya para pendaftar melonjak hingga 803 orang. Setelah disaring di tingkat Polda jajaran maka sebanyak 80 tim mural diberi kesempatan untuk memamerkan karyanya di Lapangan Bhayangkara.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini, <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> menekankan bahwa konteks kebebasan berekspresi sudah diatur di dalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 28 dan juga ditegaskan dalam UU 9\/1998 tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.<\/p>\n<p>Aturan inilah, dikatakan <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> yang menjadi pembeda pada saat era sebelum reformasi dan pasca reformasi yang memberikan kebebasan bagi masyarakat untuk menyampaikan ekspresi dan aspirasinya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> mengatakan, sebagaimana arahan Presiden Jokowi bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis dan sangat menghargai kebebasan berekspresi maka Polri memegang teguh apa yang diarahkan oleh Presiden. \u201cSehingga tentunya Bhayangkara Mural Festival 2021 ini adalah bukti bahwa kami menghormati kebebasan berekspresi,\u201d tekan <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a>.<\/p>\n<p>Bahkan, <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> menyampaikan, sub tema dalam festival mural yang diadakan ini dikhususkan untuk memberikan ruang kritik bagi institusi Polri. Menurut mantan Kapolda Banten ini, hal itu digunakan Polri untuk melihat feedback dari persepsi masyarakat tentang Polri. Masukan yang positif menjadi motivasi, sementara yang negatif menjadi bahan refleksi, instrospeksi untuk merubah menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> menantang, para peserta untuk tidak segan-segan menuangkan karyanya untuk melakukan kritik bagi Polri. Hal ini, ditegaskan <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> untuk menepis isu kalau Polri melakukan pemetaan terhadap muralis jika nantinya melukis mural di lapangan yang bernada kritik.<\/p>\n<p>\u201cJadi di kesempatan ini kita sampaikan kepada rekan-rekan muralis, nanti yang gambarnya bagus, tentunya akan ada dewan juri khususnya tentang kritik Polri, kalau itu gambarnya paling pedas itu akan juga akan kami terima, dan saya jamin, yang berani menggambar itu akan jadi sahabatnya <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> jadi temannya <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a>,\u201d tekan Listyo Sigit Prabowo.<\/p>\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a>, dengan adanya mural kritik, hal itu merupakan bentuk aspirasi dari masyarakat tentang memberikan gambaran tentang institusi Polri saat ini. Sehingga, nantinya akan dilakukan evaluasi dan pembenahan internal, guna menjadi lebih baik dan diharapkan masyarakat lagi.<\/p>\n<p>\u201cKami institusi Polri menginginkan bahwa masyarakat bisa memberikan gambaran kepada kami tentang bagaimana persepsi masyarakat tentang Polri. Sehingga kami tiap hari bisa membenahi institusi, sehingga kita bisa siapkan institusi ini, personel-personel kami jadi lebih baik. Jadi Polri yang dipercayai publik, Polri yang dicintai masyarakat,\u201d tutur <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a>.<\/p>\n<p>Lebih jauh, <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> mengungkapkan bahwa, diselenggarakannya festival mural ini muncul setelah adanya peristiwa \u2018404 Presiden Jokowi Not Found\u2019. Kemudian hal itu menjadi polemik karena ada oknum yang menghapus mural, tapi ada juga yang membiarkan. Sebab itu, dengan adanya festival mural dengan peserta diizinkan berekspresi sebebas mungkin hingga kritik pedas.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> menegaskan, ini adalah wujud dari Pemerintah dan Polri tidak anti-kritik yang membangun dari masyarakat. Meski begitu, untuk memberikan kebebasan berekspresi di ruang terbuka harus tetap menjaga norma dan aturan serta nilai yang ada. Misalnya dengan menyalurkan di ruang-ruang telah disediakan seperti yang dilakukan oleh Polda Jawa Barat dan Jawa Tengah, dengan menyiapkan ruang mural.<\/p>\n<p>\u201cIde ini muncul dari diskusi, karena muncul peristiwa 404 Presiden Jokowi Not Found. Kemudian ada aksi di lapangan yang menjadi polemik, ada yang menghapus, ada juga yang membiarkan. Jadi kali ini kita sampaikan bahwa Pemerintah, Polisi tidak anti-kritik,\u201d tegas <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> pun mengapresiasi partisipasi masyarakat yang menyambut baik kegiatan ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada peserta telah menyampaikan kritikan yang membangun untuk Polri.<\/p>\n<p>\u201cTentunya ini jadi kebanggaan kami bahwa ternyata kawan-kawan tidak takut dan berani tampil. Gambar yang positif, negatif, silahkan. Kami akan menghargai betul. Sekali lagi, kritik, memberi masukan, positif, negatif juga boleh, akan jadi teman pak <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a>,\u201d tutur <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a>.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini, <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> juga menyempatkan secara langsung menyapa secara virtual dengan Polda Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Mahasiswa IPB, Polda Jawa Tengah, perwakilan dari Gorontalo, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).<\/p>\n<p>Mereka menyampaikan apresiasi kepada <a href=\"https:\/\/www.radarsumbar.com\/tag\/kapolri\/amp\/\" rel=\"amphtml noopener\" target=\"_blank\">Kapolri<\/a> telah menyelenggarakan festival mural untuk menyatakan pendapat. Bahkan, masyarakat pun menyambut sangat antusias acara ini.<\/p>\n<p>Untuk di Sumbar, kegiatan berlangsung di Padang, tepatnya di dinding PJKA , Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur. \u201cDiikuti sebanyak 40 team yang mengekpresikan kreatifitas melukis di dinding ini,\u201d tambah Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211;\u00a0 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Bhayangkara Mural Festival 2021 di Lapangan Bhayangkara, Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (30\/10\/2021). Di awal sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Bhayangkara Mural Festival 2021 ini menggelorakan semangat Hari Sumpah Pemuda, sekaligus bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-70. \u201cTadi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15621,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-15620","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kamtibmas"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15620"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15620\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15627,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15620\/revisions\/15627"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15621"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}