<br />
<b>Notice</b>:  Function _load_textdomain_just_in_time was called <strong>incorrectly</strong>. Translation loading for the <code>rank-math</code> domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the <code>init</code> action or later. Please see <a href="https://developer.wordpress.org/advanced-administration/debug/debug-wordpress/">Debugging in WordPress</a> for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in <b>/home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php</b> on line <b>6131</b><br />
{"id":15468,"date":"2021-10-20T09:03:29","date_gmt":"2021-10-20T02:03:29","guid":{"rendered":"https:\/\/wartajaya.com\/?p=15468"},"modified":"2021-10-20T09:58:18","modified_gmt":"2021-10-20T02:58:18","slug":"viral-cuit-polisi-diganti-satpam-bca-polri-tegaskan-tak-anti-kritik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2021\/10\/20\/viral-cuit-polisi-diganti-satpam-bca-polri-tegaskan-tak-anti-kritik\/","title":{"rendered":"Viral Cuit Polisi Diganti Satpam BCA, Polri Tegaskan Tak Anti Kritik"},"content":{"rendered":"<div>\n<div id=\"isi\">\n<p><strong>Jakarta \u2013<\/strong> Kepolisian RI angkat bicara ihwal ancaman kekerasan yang diterima Fachrial Kautsar usai mencuit kritik terhadap <a href=\"https:\/\/www.tempo.co\/tag\/polisi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">polisi<\/a>.<\/p>\n<p>Fachrial, melalui akun Twitternya @fchkautsar, menulis \u2018<em>Polisi se-Indonesia bisa diganti <a href=\"https:\/\/metro.tempo.co\/read\/1518076\/cuit-polisi-diganti-satpam-bca-pria-ini-terima-ancaman-dan-upaya-peretasan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">satpam BCA<\/a> aja gak sih<\/em>\u2018. Setelah mencuit kritik ini, ia banyak menerima\u00a0ancaman kekerasan hingga upaya peretasan akun.<\/p>\n<p>Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa institusinya menerima segala kritik yang disampaikan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPolri tidak anti terhadap kritik-kritik yang disampaikan oleh masyarakat. Itu menunjukkan masyarakat peduli terhadap kinerja <a href=\"https:\/\/metro.tempo.co\/read\/1517057\/amnesty-polisi-banting-mahasiswa-tindakan-kriminal-harus-diadili\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kepolisian<\/a>, menginginkan kinerja kepolisian dengan lebih baik,\u201d ujar Ramadhan pada Ahad, 17 Oktober 2021.<\/p>\n<p>Polri, kata Ramadhan, bakal menindaklanjuti kasus pengancaman yang diterima Fachrial. \u201cUntuk itu kepolisian merespons dengan menindaklanjuti laporan atau pengaduan secara profesional transparan dan akuntabel,\u201d ucap dia.<\/p>\n<p>Sementara itu, Fachrial mengatakan menerima ancaman melalui pesan di Instagram.\u00a0Banyak akun yang mengancamnya anonim, tapi ada juga yang memiliki foto profil berseragam polisi.<\/p>\n<p>\u201cTotal ada 150-an akun yang DM saya,\u201d kata Fachrial kepada Tempo, Sabtu, 16 Oktober 2021.<\/p>\n<p>Dari tangkapan layar yang diunggah Fachrial, bentuk ancaman itu antara lain dengan mengatakan bahwa dirinya sudah menjadi target di jalan, akan mematahkan leher, mengajak baku hantam, dan lain sebagainya. Selain itu, banyak juga yang memaki Fachrial di kolom komentar.<\/p>\n<p>Kepada Tempo, Fachrial mengatakan bahwa cuitannya itu tidak bermaksud mendiskreditkan instansi tertentu. Apalagi, kata Fachrial, dirinya juga tak menyebut nama Polri melainkan \u2018Polisi se-Indonesia\u2019. Dia mengaku menuliskan kalimat tersebut sesaat sebelum tidur. \u201cBenar-benar murni unek-unek biasa saja,\u201d kata Fachrial.<\/p>\n<p>Sumber: <strong>TEMPO.CO<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Kepolisian RI angkat bicara ihwal ancaman kekerasan yang diterima Fachrial Kautsar usai mencuit kritik terhadap polisi. Fachrial, melalui akun Twitternya @fchkautsar, menulis \u2018Polisi se-Indonesia bisa diganti satpam BCA aja gak sih\u2018. Setelah mencuit kritik ini, ia banyak menerima\u00a0ancaman kekerasan hingga upaya peretasan akun. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15469,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[465,464],"class_list":["post-15468","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kamtibmas","tag-polri-tegaskan-tak-anti-kritik","tag-viral-cuit-polisi-diganti-satpam-bca"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15468","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15468"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15470,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15468\/revisions\/15470"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}