<br />
<b>Notice</b>:  Function _load_textdomain_just_in_time was called <strong>incorrectly</strong>. Translation loading for the <code>rank-math</code> domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the <code>init</code> action or later. Please see <a href="https://developer.wordpress.org/advanced-administration/debug/debug-wordpress/">Debugging in WordPress</a> for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in <b>/home/wartajaya.com/public_html/wp-includes/functions.php</b> on line <b>6131</b><br />
{"id":14539,"date":"2021-07-30T12:17:27","date_gmt":"2021-07-30T05:17:27","guid":{"rendered":"https:\/\/wartajaya.com\/?p=14539"},"modified":"2021-07-30T12:17:27","modified_gmt":"2021-07-30T05:17:27","slug":"6-dari-37-pelaku-yang-ditangkap-polri-ubah-tabung-apar-jadi-tabung-oksigen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/2021\/07\/30\/6-dari-37-pelaku-yang-ditangkap-polri-ubah-tabung-apar-jadi-tabung-oksigen\/","title":{"rendered":"6 dari 37 Pelaku yang Ditangkap Polri Ubah Tabung APAR Jadi Tabung Oksigen"},"content":{"rendered":"<div>\n<p><strong>Jakarta<\/strong> &#8211; Enam dari 37 tersangka yang diamankan polisi dalam kasus pelanggaran terhadap penanganan COVID-19 merupakan pelaku pemalsuan tabung oksigen. Mereka menyulap tabung APAR (alat pemadam api ringan) menjadi <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/search\/searchall?query=tabung+oksigen&amp;siteid=2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tabung oksigen<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Yang kemudian yang berkaitan dengan mengubah, menjual, memperdagangkan tabung APAR yang sudah dimodifikasi untuk dijual sebagai tabung gas oksigen, kita tetapkan enam orang tersangka,&#8221; ujar Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Helmy Santika dalam jumpa pers virtual, Rabu (28\/7\/2021).<\/p>\n<p>Helmy menjelaskan tabung APAR yang sebenarnya tidak didesain untuk diisi oksigen sangat berbahaya. Apalagi, kata Helmy, kalau sampai pembersihan tabungnya tidak paripurna.<\/p>\n<p>&#8220;Ada tabung APAR yang diubah jadi tabung oksigen. Kenapa? Ini sebenarnya berbahaya. Karena tabung APAR atau untuk pemadam kebakaran itu nggak didesain untuk oksigen. Kita tidak tahu bagaimana <em>tank cleaning<\/em>-nya, di dalamnya gas CO2. Kalau misalkan diisi gas oksigen, kalau pembersihannya tidak bagus, tentu membahayakan orang,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian dari desain tabungnya sendiri, untuk APAR tidak didesain untuk diisi oksigen. Ada spesifikasi tertentu untuk tabung gas oksigen,&#8221; sambung Helmy.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Helmy mengungkapkan para pelaku menjual <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/search\/searchall?query=tabung+oksigen&amp;siteid=2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tabung oksigen<\/a> palsu itu hingga Rp 3 juta. Padahal, kata Helmy, modal untuk mengubah tabung APAR menjadi tabung oksigen itu hanya Rp 700 ribu.<\/p>\n<p>&#8220;(Harga jual) untuk tabung APAR variatif, antara Rp 2-3 juta. Rp 700-900 ribu itu modal,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Helmy khawatir masyarakat tidak tahu tabung oksigen yang sedang mereka gunakan saat ini merupakan tabung APAR. Dia berjanji pihaknya akan segera melacak keberadaan tabung oksigen palsu itu.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Polri menetapkan 37 tersangka dalam 33 kasus dugaan pelanggaran penanganan COVID-19. Pelanggarannya bermacam-macam, dari menimbun obat terapi COVID-19 hingga menjual <a href=\"https:\/\/www.detik.com\/search\/searchall?query=tabung+oksigen&amp;siteid=2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tabung oksigen<\/a> palsu.<\/p>\n<p><strong>(zak\/zak)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Enam dari 37 tersangka yang diamankan polisi dalam kasus pelanggaran terhadap penanganan COVID-19 merupakan pelaku pemalsuan tabung oksigen. Mereka menyulap tabung APAR (alat pemadam api ringan) menjadi tabung oksigen. &#8220;Yang kemudian yang berkaitan dengan mengubah, menjual, memperdagangkan tabung APAR yang sudah dimodifikasi untuk dijual sebagai tabung gas oksigen, kita tetapkan enam orang tersangka,&#8221; &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14545,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[262],"tags":[280],"class_list":["post-14539","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jaga-negeri","tag-apar"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14539","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14539"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14539\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14546,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14539\/revisions\/14546"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartajaya.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}