
Korps Lalu Lintas Polri menegaskan bahwa inovasi berkelanjutan dan penerapan manajemen berbasis data menjadi kunci utama dalam upaya meningkatnya keselamatan lalu lintas di Indonesia.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri saat memberikan keterangan kepada media terkait target peningkatan keselamatan jalan sebesar 50 persen dalam beberapa tahun mendatang.
Kakorlantas Polri menjelaskan bahwa penanganan permasalahan lalu lintas tidak lagi dapat dilakukan secara konvensional, melainkan harus berbasis data, teknologi, serta kolaborasi antar sektor. “Kita perlu inovasi dan data driven management untuk mencapai target road safety 50 persen,” ujarnya.
Pendekatan yang berbasis data menurutnya sangat penting untuk menentukan kebijakan keselamatan jalan yang tepat. Melalui pemetaan titik rawan kecelakaan, pola pelanggaran, dan perilaku pengguna jalan, langkah pencegahan dapat dilakukan secara lebih terarah.
“Dengan sistem yang terintegrasi, setiap kebijakan tidak hanya bersifat reaktif tetapi mampu mencegah potensi kecelakaan sejak dini,” jelas Kakorlantas.
Selain penguatan data, inovasi teknologi juga menjadi faktor kunci, seperti pengembangan sistem pengawasan digital, integrasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), rekayasa lalu lintas modern, serta edukasi berbasis digital.
Polri berkomitmen untuk terus melakukan transformasi pelayanan lalu lintas agar menjadi lebih modern, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kakorlantas juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mencapai target keselamatan berlalu lintas tersebut. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, operator transportasi, hingga masyarakat pengguna jalan sangat diperlukan.
“Keselamatan jalan adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus terlibat,” tegasnya.
Dengan dukungan inovasi, pemanfaatan teknologi, dan pengelolaan berbasis data, Korps Lalu Lintas Polri optimistis target peningkatan keselamatan jalan sebesar 50 persen dapat diwujudkan.
Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, meningkatkan disiplin berkendara, serta menciptakan jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.